Tuesday, September 11, 2018

Bolehkah Istri Berutang Tanpa Sepengetahuan Suami??

Posted by Mr sumari at September 11, 2018 0 Comments

Sahabat pernahkah berutang tanpa sepengetahuan suami? Misalnya kredit panci, kredit baju, kredit tas, atau benar-benar berutang uang pada orang lain tanpa diketahui suami? Sebenarnya, bolehkah seorang istri berutang tanpa sepengetahuan suaminya?

Jawabannya tentu saja dapat sangat bervariasi tergantung kondisi, contohnya berapa besar uang yang dipinjam, dan untuk keperluan apa sang istri berutang. Selain itu, perlu juga diperhatikan apakah ketika berutang sang istri mempergunakan barang sebagai jaminan? Jika ya, barang milik siapakah yang dipergunakan sebagai jaminan?

Jika jumlah utang cukup kecil dan masih dapat ditangani sendiri oleh istri, misal hanya sekadar utang sayur-mayur, utang baju yang dapat dicicil bulanan, atau utang peralatan dapur yang murah meriah, mungkin tak perlu memberitahu suami pun tak masalah, apalagi bila abjad suami tak mau ribet dengan urusan sepele.

Akan tetapi bila jumlah utang mencapai angka yang cukup signifikan, apalagi hingga harus menjaminkan sesuatu, contohnya surat tanah, BPKB kendaraan, dan barang tersebut yaitu aset milik suami atau milik bersama antara suami istri, maka sudah sepatutnya istri meminta izin terlebih dahulu pada suami ketika hendak mengagunkan aset tersebut. Bagaimana pun bila terjadi sesuatu yang menciptakan istri tak dapat melunasi utang, maka meskipun suami tak berkewajiban melunasi utang istri, namun dapat dipastikan suami akan turut bertanggungjawab terhadap utang yang dimiliki sang istri. Oleh alasannya yaitu itu, untuk para istri, camkanlah bahwa sangat penting menjaga diri dari jeratan utang! Apalagi ketika ini utang bukan hanya untuk kebutuhan riil melainkan sudah dijadikan gaya hidup. Tak hanya dalam membeli kendaraan ataupun rumah, bahkan segala jenis barang pun dapat dicicil, mulai dari gadget, make up, dan lainnya. Hal ini tampak sepele, namun bahwasanya amat berbahaya alasannya yaitu bila utang sudah menjadi gaya hidup, akan merasuk sebagai abjad diri yang bersifat boros atau mubazir, na’udzubillah min dzalik. (ummionline)

Share This Post

Get Updates

Subscribe to our Mailing List. We'll never share your Email address.

0 comments:

Recent Articles

Blogroll

Recent News

© 2014 Cahaya Inspirasi.
Powered by Themes24x7 .
back to top