Tuesday, September 11, 2018

Masih Banyak Yang Belum Tahu! Ini Cara Mandi Wajib Yang Benar

Posted by Mr sumari at September 11, 2018 0 Comments

Tata cara mandi wajib yang Benar

Mandi Wajib Selepas bersetubuh, selepas haid, bersalin atau tidak, selepas bermimpi ialah masalah yang wajib dan mesti diketahui setiap muslim.

Adapun masalah sunnah dalam tata cara mandi wajib atau mandi junub/besar yang sah tepat dapat diambil dari dua hadis yakni hadis Aisyah dan hadis Maimunah radiyallahu ‘anhuma.

Niat Mandi Wajib Dan Tata Caranya
Terkadang orang menyepelehakan permasalahan yang satu ini. mengenai Mandi wajib atau janabah, atau junub ialah mandi yang dilakukan ketika kita mengalami mimpi berair atau habis bersenggama. 

Nah, pada ketika menyerupai inilah kita diwajibkan untuk mandi wajib janabah atau mandi besar. Namun tidak menyerupai halnya dikala mandi biasa, mandi wajib ini harus diperhatikan niat dan tata caranya. Namanya juga mandi wajib, hukumnya niscaya harus dikerjakan sebelum kita melakukan pekerjaan lain utamanya kewajiban beribadah menyerupai sholat.

Niat Mandi Wajib Dan Tata Caranya
Niat mandi besar atau mandi jinabat itu menyerupai niat niat dalam ibadah yang lain, yaitu di dalam hati, adapun kalimat dan arti Doa Niat Mandi Wajib yang di kelompokan dalam tiga bagianan. Niatnya ialah sebagai berikut :

1. Jika mandi besar disebabkan junub Mimpi basah, keluar mani, senggama maka niat mandi besarnya adalah

BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL JANABATI FARDLON LILLAHI TA’ALA

Artiya: Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabah, fardlu lantaran Allah Ta’ala

2. Jika mandi besarnya disebabkan lantaran haid maka niat mandi besarnya adalah

BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITUL GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAL HAIDI FARDLON LILLAHI TA’ALA

Artinya Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari haidl, fardlu lantaran Allah Ta’ala

3. Jika mandi besarnya disebabab lantaran nifas, maka niyat mandi besarnya adalah

BISMILLAHI RAHMANI RAHIM NAWAITU GHUSLA LIRAF’IL HADATSIL AKBAR MINAN NIFASI FARDLON LILLAHI TA’ALA

Artinya Dengan menyebut nama Allah Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari nifas, fardlu lantaran Allah Ta’ala

Adapun Tata Cara Mandi Wajib Mandi Junub sebagai berikut:

Dan untuk urutan tata cara mandi wajib yang benar berdasarkan Islam ialah sebagai berikut:

1. Dimulai dengan niat untuk menghilangkan hadas besar. Mulailah segala sesuatu hal dengan niat. Bisa bahasa Arab atau bahasa Indonesia saja.

2. Membersihkan telapak tangan sebanyak 3x kemudian bercebok Membersihkan kemaluan serta kotoran yang ada disekitarnya hingga higienis dengan tangan kiri.

3. Mencuci tangan sesudah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan tangan ke tanah atau dengan memakai sabun.

4. Berwudhu dengan wudhu yang tepat menyerupai ketika hendak sholat.

5. Mengguyur air pada kepala sebanyak 3 kali hingga hingga ke pangkal rambut.

6. Mencuci kepala cuilan kanan, kemudian kepala cuilan kiri

7. Menyela-nyela (menyilang-nyilang) rambut dengan jari

8. Mengguyur air pada seluruh tubuh dimulai dari sisi yang kanan, kemudian kiri.

Demikian tata cara mandi wajib yang benar. Disunnahkan untuk melakukan mandi besar junub jinabat itu dengan tertib menyerupai yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa aalihi wasallam.

Tambahan:

Oleh Sheikh Abu Bakar Jabir Al-Jazairiy

Mandi wajib dimulai dengan mengucapkan bismillah, dan berniat untuk menghilangkan hadast besar,
Membersihkan kedua telapak tangannya tiga kali, kemudian bercebok.
Membersihkan kemaluannya, dan kotoran yang ada di sekitarnya.
Berwudhu menyerupai halnya orang yang berwudhu hendak shalat, kecuali kedua kakinya. Namun boleh membersikan kedua kakinya ketika berwudhu atau mengakhirkannya sampa selesai mandi.
Mencelupkan kedua telapak tangannya ke dalam air, kemudian menyela-nyela pangkal rambut kepalanya dengan kedua telapak tangannya itu kemudian membersihkan kepalanya dan kedua telinganya tiga kali dengan tiga cidukan.

HR At-Tirmidzi Menyela pangkal rambut hanya khusus bagi laki-laki. Bagi perempuan, cukup dengan mengguyurkan pada kepalanya tiga kali guyuran, dan menggosoknya, tapi jangan mengurai membuka rambutnya yang dikepang, lantaran ada hadist yand diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari Ummu Salamah yang bertanya kepada Rasulullah, Aku bertanya, wahai Rasulullah! Sesungguhnya saya ini perempuan yang sangat berpengaruh jalinan rambut kepalanya, apakah saya boleh mengurainya ketika mandi junub (mandi besar)? Maka Rasulullah menjawab, Jangan, bahu-membahu cukup bagimu mengguyurkan air pada kepalamu tiga kali guyuran.

Mengguyur tubuhnya yang sebelah kanan dengan air, membersihkannya dari atas hingga ke bawah, kemudian cuilan yang kiri menyerupai itu juga berturut-turut sambil membersihkan bagian-bagian yang tersembunyi pusar, bawah ketiak, lutut, dan lainnya, dan diriwatkan Dari Ali bin Abi Thalib, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa aalihi wasallam telah bersabda:

Barangsiapa yang meningggalkan cuilan tubuh yang harus dialiri air dalam mandi janabat walaupun satu rambut untuk tidak dibasuh dengan air mandi itu, maka akan diperlakukan kepadanya demikian dan demikian dari api neraka “. HR. Abu Dawud

Seorang Wanita Tidak Harus Melepas Jalinan atau Kepangan Rambutnya
cara mandi wajib“Ya Rasulullah, saya ialah perempuan yang SANGAT KUAT kepangan/jalinan rambutku, apakah saya harus melepaskannya ketika mandi janabah?” Beliau menjawab: “Tidak perlu, namun cukup bagimu untuk menuangkan air tiga tuangan ke atas kepalamu, kemudian engkau curahkan air ke tubuhmu, maka engkau suci.” HR. Muslim no. 330

Boleh Mandi Hanya Sekali Setelah Men-jima’i Beberapa Istri
Anas bin Malik radiyallahu anhu berkata: “Adalah Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam mengelilingi istri-istrinya (menjima’i mereka secara bergantian -pent.) dengan satu kali mandi.” HR. Muslim no. 706 dan mandinya disini dilakukan ketika selesai jima yang akhir.

Demikianlah Ulsan Hasbi Htc Mengenai Mandi Wajib, biar artikel tata cara mandi wajib yang benar cara Mandi higienis diatas ialah cara mandi wajib berdasarkan islam, dapat bermanfaat bagi perempuan dan laki-laki yang Ingin lebih tahu mengenai Mandi wajib. Wallahu a'lam.

Sekian biar bermanfaat buat kita semua.

Share This Post

Get Updates

Subscribe to our Mailing List. We'll never share your Email address.

0 comments:

Recent Articles

Blogroll

Recent News

© 2014 Cahaya Inspirasi.
Powered by Themes24x7 .
back to top