Tuesday, September 11, 2018

Renungkan! Masihkah Menganggap Jikalau Hidup Anda Lebih Sulit? Tengok Muslimah Ini

Posted by Mr sumari at September 11, 2018 0 Comments

Hidup ini memang tak selalu indah menyerupai mimipi dan serupa tayangan yang kita lihat di sinetron televisi. Tak ada yang tepat dikala menjalani kehidupan di dunia. Hidup menyerupai kapal yang berlayar, dimana rintangan dan halangan silih berganti laksana badai. Tapi hidup juga mengajarkan untuk tetap bertahan, dan terus berjuang. Seolah berkata bahwa mengeluh dan meratapi bencana yang sudah terjadi ialah hal yang tidak berguna.

Sebagian orang, dan mungkin termasuk anda, merasa bila hidupnya ialah yang paling tidak beruntung di dunia. Seolah kesialan dan kesulitan tiba silih berganti. Bila Anda terus mengeluh menyerupai itu, maka belajarlah dari gadis yang menghabiskan hidupnya di dalam bejana ini.

Namanya Rahama Harun. Ia ialah seorang gadis Muslim asal Nigeria yang mengalami kodisi kurang beruntung dan hidup dalam kondisi separuh tubuh. Tubuhnya cacat dikala lahir, kondisi jelek dan kurang gizi dikala dalam kandungan menimbulkan pertumbuhan tubuhnya tidak semurna.

Tahukah Anda, dimana ia menghabiskan hidupnya?


Kondisi yang kurang beruntung membuatnya tidak bisa melaksanakan acara menyerupai layaknya orang normal. Ia hidup dalam sebuah bejana kecil warna hijau, tanpa bisa melaksanakan banyak hal dalam hidupnya. Ia hanya bisa tersenyum dan menyapa orang-orang yang menatapnya.


Hampir seluruh waktunya dihabiskan didalam bejana tersebut. Bahkan membuang air seni dan kotoran pun dilakukanya disitu. Beruntunglah Ia mempunyai adik lelaki yang setia merawat dan membersihkan tubuhnya.

Sering dihina dan ditertawakan

Perlakuan tidak adil dan dipandang sebelah mata sudah menjadi makanan sehari hari Rahama. Kondisi lingkungan kawasan tinggalnya yang didominasi pekerja kelas bawah, pemungut sampah dan judi tidak dekat dengannya. Ia sering dihina dan diangga terkena sihir dan kutukan. Kadang Ia juga ditertawakan menyerupai badut di sirkus.

Intimidasi tidak membuatnya menjadi lemah, ia berdiri dan tegar bahkan ia tidak terlihat menyerupai orang lemah. Seiring bertambahnya usia, Rahama mulai menyadari bahwa drinya berbeda dengan orang kebanyakan. Namun ia selalu tetap tersenyum.

Kondisi ekonomi serba kekurangan

Ia tidak terlahir dari orang mampu, kondisi perekonomian keluarganya yang sulit membuatnya meminta sedekah dari para pejalan kaki. Fahad, sang adik yang berusia 15 tahun lah yang selalu mengangkat bejana hijau yang jadi rumah bagi Rahama ke pinggiran wilayah Kano untuk meminta-minta sedekah. Dengan setia, Fahad membopong bejana plastik dan berjalan sejauh 25 kilometer lebih dari kawasan tinggalnya untuk mencapai sentra keramaian ke tempatnya meminta sedekah.

Melihat fotonya yang menyerupai ini saja sudah menciptakan hati ini menangis. Rahama yang berada dalam kondisi yang sangat tidak menguntunkan ini tetap tegar dan tersenyum. Di mata keluarganya Ia ialah gadis yang sangat luar biasa, hampir tidak pernnah mengeluh.

Bandingkan dengan kita yang mempunyai anggota badan yang masih lengkap, masih saja mengeluh dan seakan-akan kita ini ialah makhluk yang paling tersakiti dan menderita. Syukuri keadaanmu dikala ini. Masih banyak yang lebih menderita dan kesusahan.

Sekarang, masihkah Anda menganggap bila hidupmu lebih sulit? Mari renungkan...

Share This Post

Get Updates

Subscribe to our Mailing List. We'll never share your Email address.

0 comments:

Recent Articles

Blogroll

Recent News

© 2014 Cahaya Inspirasi.
Powered by Themes24x7 .
back to top