Tuesday, September 11, 2018

Sering Bertengkar Gara-Gara Suami Menganggur? Stop, Ini Doanya Semoga Lekas Menerima Pekerjaan

Posted by Mr sumari at September 11, 2018 0 Comments

Seorang suami ditakdirkanmenjadi pemimpin keluarganya. Beberapa kewajiban pun harus dilakukan pria semoga bisa menjalankan kiprahnya sebagai kepala rumah tangga yang baik. Termasuk dalam hal mencari nafkah.

Namun apa jadinya ketika suami Anda ternyata tidak bekerja, dan bagaimana caranya menjalankan kewajibannya memberi nafkah untuk istri dan anaknya?

Banyak hal mengerikan ketika suasana menyerupai ini terjadi. Peristiwa yang kerap melanda keluarga dengan kondisi demikian yaitu pertengakaran antara suami istri yang tiada hentinya.

Alhasil keluarga sakinah, mawadah, warohmah yang diimpikan pun hanya tinggal angan-angan belaka.

Suami yaitu pemimpin keluarga bukan sekadar omongan, tapi juga dinaskan dalam kitab pemeluk agama Islam, Al Quran, sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah Ta’ala:

“Kaum pria itu yaitu pemimpin bagi kaum wanita” (QS. 4:34),

Maksudnya yaitu sebagai pemimpin terhadap istri dankeluarganya dalam pengajaran, pengaturan, penjagaan, pemeliharaan dan yang memegang kendali keluarga.

Di pundaknya tanggung jawab menunjukkan nafkah kebutuhan makanan, pakaian dan daerah tinggal.

Sementara, istri bertanggungjawab dalam melayani suami dan menjaga kehormatan dirinya serta harta suaminya.

Sebenarnya tidak salah jikalau seseorang yang telah baligh dan telah bertemu dengan jodohnya segera melangsungkan pernikahan.

Pernikahan bagi yang sudah baligh justru malah harus disegerakan, alasannya ia sanggup menjaga seseorang dari terjerumus ke dalam zina.


Seperti dikutip dari kabarmakkah.com, di dalam Islam tidak ada syarat bahwa calon suami harus mapan dulu secara ekonomi untuk menikahi calon istrinya.

Pernikahan justru pembuka awal pintu rezeki.

Pernah dahulu, putri Abu Bakar R.A yakni Asma R.A bercerita:

“Ketika saya menikah dengan Zubair, dia tidak mempunyai harta apa pun. Tidak mempunyai tanah, tidak mempunyai pembantu untuk meringankan perkerjaan juga tidak mempunyai sesuatu apa pun. Dia hanya mempunyai seekor kuda dan seekor unta yang setiap hari harus saya bawakan rumput dan minumnya....” (HR. Bukhari)

Begitulah citra janji nikah di zaman Rasulullah SAW.

Asma binti Abu Bakar R.A tidak menolak pinangan Zubair R.A yang tidak mempunyai sesuatu apa pun kecuali seekor kuda dan unta.

Namun perlu kita lihat di sini bahwa Asma R.A menjalani kehidupan rumah tangganya tanpa keluh kesah apalagi marah-marah.

Ia sabar mencarikan rumput dan mengambilkan air untuk makan dan minum kedua binatang peliharaan suaminya.

Kesabaran ini balasannya membuahkan hasil, Allah SWT membukakan pintu rezekinya bagi keluarga Asma R.A.

Ketika Rasulullah SAW hijrah ke madinah, ia telah menghadiahkan sebidang tanah kepada Zubair R.A sehingga bisa ditanami pohon-pohon kurma di atasnya.

Ayahnya Asma R.A pun menunjukkan seorang pembantu yang sanggup meringankan pekerjaannya.

Akhirnya kehidupan keluarga Asma R.A berangsur-angsur membaik.

Kesabaran inilah yang harus kita tiru jikalau suami kita ketika ini masih menganggur.

Sabar berdo’a dan sabar berikhtiar membantu mencari jalan keluar pemasukan bagi rumah tangga.

Lalu jangan lupa untuk mensyukuri rezeki sekecil apa pun yang dibawa pulang suami.

Janganlah selalu merasa kurang, alasannya Dia Maha Mengetahui seberapa besar kebutuhan kita.

Kita harus ingat akan firman-Nya bahwa jikalau kita bersyukur maka Dia akan menambah ni’mat-Nya, sedangkan jikalau kita kufur maka adzab-Nya sangatlah pedih.

Namun faktanya banyak istri yang tidak sabar menghadapi suaminya yang masih menganggur.

Alih-alih berdo’a dan berusaha mencari jalan keluar, mereka selalu menyalahkan suami akan himpitan ekonomi yang dihadapinya kini ini.

Sering pula istri murka sambil mengeluarkan kata-kata kasar, misalnya: “Dasar suami tak becus, tak berguna!”

Kata-kata ini tentunya akan menyakiti perasaan suami dan menyulut emosinya sampai tak jarang rumah tangga yang masih seumur jagung berakhir dengan perceraian.

Jadi untuk para istri yang suaminya masih menganggur, berdo’alah pada Allah! murka bukanlah solusi.

Allah SWT tidak akan membebani seseorang dengan beban yang tidak bisa dipikulnya.

Insya Allah do’a yang dipanjatkan dan ikhtiar yang terus digulirkan untuk meraih rezeki yang halal akan membukakan pintu rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

Rutinkanlah membaca do’a di bawah ini di waktu-waktuyang mustajab. Mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan do’a ini sehingga suami Anda segera mendapat pekerjaan. Aamiin.

Inilah Doanya:

"Allahumma yaa ghaniyyu ya hamiid ya mubdiu ya muiid ya rahiimu ya waduud aghnina bihalaalika’an haraamika wa bifadhlika ‘amman siwaaka."

Artinya:
Ya Allah Tuhanku yang Maha Kaya dan Maha Terpuji. Tuhan yang menakdirkan dan yang mengembalikan, yang Maha Kasih dan Maha Kasih Sayang. Berilah saya kekayaan harta yang Engkau halalkan bukan yang Engkau haramkan. Berilah saya kelebihan dari yang lain dengan berkah karuniaMu.

Semoga berhasil dan menjadi berkah

Share This Post

Get Updates

Subscribe to our Mailing List. We'll never share your Email address.

0 comments:

Recent Articles

Blogroll

Recent News

© 2014 Cahaya Inspirasi.
Powered by Themes24x7 .
back to top