
Ingin Dicemburui Suami? Katakan 3 Hal ini!
Ada beberapa curhatan yang masuk dari para istri yang menyampaikan kekecewaan, kesedihan, serta perasaan tidak berharga dikarenakan telah bertahun-tahun mengarungi rumah tangga, tidak pernah merasa sekali pun dicemburui oleh suaminya.
Dari kalangan ibu rumah tangga menyatakan, suaminya tidak cemburu alasannya memang sang istri sehari semalam kerjanya hanya mengurus anak di rumah, tidak bertemu dengan seorang lelaki pun. Jadi, apa yang perlu dicemburui?
Lain lagi dari kalangan perempuan pekerja, suaminya tidak cemburu alasannya beralasan percaya sepenuhnya pada sang istri, bahu-membahu sang istri tidak akan berpaling hatinya pada laki-laki lain. Sehingga, walaupun istri bersolek ke kantor, atau bercanda tawa dengan teman-teman laki-laki maupun perempuan, suami tetap tidak mencicipi kecemburuan.
Berbeda dengan laki-laki, para perempuan menilai cinta dalam kerangka emosional (perhatian, cemburu, romantisme), sedangkan laki-laki lebih mengekspresikan cinta pada tataran fisik (berhubungan intim, sentuhan).
Para suami perlu menyadari bahwa tidak adanya rasa cemburu yakni ancaman besar dalam rumah tangga, alasannya sebagai berikut:
1. Tidak akan masuk surga, seseorang yang tidak punya rasa cemburu
Sabda Rasulullah saw: “Tiga golongan yang tidak bakal masuk surga: orang yang durhaka terhadap bapak ibunya, Duyuts (Orang yang tidak mempunyai rasa cemburu), dan perempuan yang mirip laki-laki.” ( HR. Nasai dan Hakim).
Memang haruslah demikian supaya seorang mukmin mempunyai sifat dan berperangai ilahiyah dan nabawiyah ini. Adapun orang yang tidak mempunyai rasa cemburu, beliau tidak sanggup menjaga kehormatan Istrinya. Ia hirau tak hirau dikala mendapat istrinya bersolek dan menggunakan parfum dikala akan pergi ketempat umum, memamerkan rambutnya, menawarkan tubuhnya/ auratnya, dan berbicara dengan dibuat-buat supaya menarik perhatian.
2. Ciri lelaki beriman/ shaleh yakni mempunyai rasa cemburu
Sabda rasulullah saw dari Abu Hurairah: “Allah itu pencemburu dan seorang mukmin juga pencemburu, Kecemburuan Allah itu bila ada seorang hamba tiba kepada-Nya dengan perbuatan yang diharamkan-Nya. (HR. Bukhari)
Dari Ibnu Mas’ud ra. Berkata, Sa’d bin Ubadah berkata, “Kalau tertangkap berair ada seorang lelaki bersama istri saya, akan aku potong lehernya dengan pedang sebagai sangsinya.” Bersabda rasulillah saw.: ” Herankah kalian dengan cemburunya Sa’ad itu? Ketahuilah bahwa aku lebih cemburu dari padanya. Demi Allah aku cemburu alasannya kecemburuan Allah terhadap perbuatan keji, baik secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi” (HR. Bukhari)
3. Cemburu yakni perlindungan untuk rumah tangga
Imam Ibn Qayyim pula berkata:
“Sesungguhnya asal dalam agama yakni perlunya rasa keberatan (protektif) atau kecemburuan ( terhadap hebat keluarga) , dan barangsiapa yang tiada perasaan ini maka itulah tanda tiada agama dalam dirinya, kerana perasaan cemburu ini menjaga hati dan menjaga anggota sehingga terjauh dari kejahatan dan kasus keji, tanpanya hati akan mati maka matilah juga sensitivitas anggota (terhadap kasus haram), sehingga mengakibatkan tiadanya kekuatan untuk menolak kejahatan dan menghindarkannya sama sekali.
Duhai suami, perhatikanlah kebutuhan istri untuk dicemburui! Cemburu tanda perhatian, perhatian tanda cinta, itulah yang banyak diyakini oleh para istri. Ketika suami dingin bebek, istri akan merasa tidak dicintai, tidak dihargai.
Apalagi suami yang malah merasa besar hati dikala lekuk badan istrinya dinikmati laki-laki lain, pipi istrinya dicium oleh laki-laki lain, maka tidak mengherankan jikalau banyak terjadi kekacauan dalam rumah tangga yang demikian.
Apa yang sanggup dicemburui?
Siapa bilang istri di rumah saja tidak ada yang sanggup dicemburui? Sepanjang 24 jam istri terbebas memandangi aktor-aktor tampan yang menjadi bintang iklan atau pemeran sinetron di TV, belum lagi penyanyi laki-laki yang mempunyai bunyi merdu yang senantiasa digila-gilai istri.
Tidak kah Anda sebagai suami merasa risih dan cemburu alasannya istri lebih menentukan menghabiskan waktu untuk hal tidak mempunyai kegunaan daripada membaca ayat Alquran misalnya?
Tidak kah Anda merasa risih dan cemburu melihat istri bergonta-ganti foto profil di sosial medianya sehingga siapa pun sanggup melihatnya?
Istri mempunyai kebutuhan untuk dicemburui, dikala suami tidak memenuhinya, dikhawatirkan akan terjadi duduk kasus yang lebih besar dalam rumah tangga. Semoga yang sedikit ini ada manfaatnya.
Facebook
Twitter
Google+
Rss Feed

0 comments: