Monday, March 11, 2019

Ini Hal-Hal Yang Menciptakan Istri Durhaka Pada Suami

Posted by Mr sumari at March 11, 2019 0 Comments
Sebagai seorang istri, tentu sudah menjadi kewajibannya untuk mentaati suami. Hanya saja, seiring perkembangan zaman, banyak istri-istri yang kini mulai menentang pada suaminya.
Memang, kini ini yang lebih banyak bekerja yaitu kaum wanita. Dan di perusahaan-perusahaan tertentu pun yang paling banyak diperlukan yaitu karyawan wanita.
Mungkin saja, alasannya yaitu sang istri yang lebih berperan aktif dalam mencari nafkah, kini dia merasa dirinya sebagai kepala keluarga.
Sehingga, tak sedikit istri yang melaksanakan tindak kurang sopan terhadap suaminya sendiri.
Sebagai orang yang beriman, sudah barang tentu kita menghindari hal demikian. Kalau pun hal itu telah kita lakukan, maka cobalah untuk mengubahnya.
Jika dirasa Anda telah mau dan mencoba untuk berubah, namun belum dapat juga, Anda harus mencari solusi terbaik untuk memcahkan perkara yang Anda hadapi ketika ini. Apakah itu?
Hendaknya Anda bertakwa kepada Allah SWT dan berupaya dengan sungguh-sungguh untuk menaati suami dalam hal-hal yang makruf.
Hendaknya selalu menghadirkan dalam pikiran Anda wacana kewajiban taat kepada suami. Anda akan berdosa bila menentangnya dan Allah akan marah kepada Anda.
Cobalah untuk interopeksi jiwa. Sebab jiwa itu selalu menyuruh pada kejahatan, kecuali jiwa yang diberi rahmat oleh Allah.
Untuk itu, menjadi suatu hal yang penting untuk menginteropeksi jiwanya serta mengingat-ingat ketika dia bangun di hadapan Allah SWT.
Di samping, dia juga akan ditanyai wacana ketaatan dan kemaksiatan yang dilakukan kepada suaminya.
Apabila dia telah menghadirkan persoalan-persoalan ini dalam pikirannya, pasti Allah akan membantunya untuk mentaati suami dan tidak lagi menentang.
Namun, jikalau dia ingin menuruti hawa nafsunya atau mengikuti wanita-wanita andal maksiat yang tidak pernah peduli dengan perintah Allah, sungguh dia akan rugi di dunia dan akhirat.
Hendaknya dia meneladani kisah-kisah para perempuan salaf yang berada di atas petunjuk; istri-istri Nabi SAW, serta wanita-wanita yang baik, bertakwa dan beriman.
Ia juga harus meneladani orang-orang yang senantiasa melaksanakan kebaikan, bukan orang-orang yang melaksanakan keburukan.
Lebih dari itu, dia harus selalu ingat akan kebesaran Allah SWT, takut kepada-Nya serta mentaati perintah-Nya.
Karena Allah SWT telah memerintahkannya untuk mentaati suaminya. Dan (hak) suaminya yaitu ditaati dalam hal yang makruf. [Syaikh Abdul Aziz bin Baz/Barnamij Nur ala Ad-Darbi).
Sumber: islampos.com

Share This Post

Get Updates

Subscribe to our Mailing List. We'll never share your Email address.

0 comments:

Recent Articles

Blogroll

Recent News

© 2014 Cahaya Inspirasi.
Powered by Themes24x7 .
back to top