Monday, March 11, 2019

Keampuhan “Bismillah” Yang Mungkin Belum Anda Ketahui Sebelumnya

Posted by Mr sumari at March 11, 2019 0 Comments
Dari Jabir bin Abdillah Radhiallahu ‘Anhu, bahwa dia mendengar Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:
إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ وَعِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ لَا مَبِيتَ لَكُمْ وَلَا عَشَاءَ وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرْ اللَّهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشَّيْطَانُ أَدْرَكْتُمْ الْمَبِيتَ وَإِذَا لَمْ يَذْكُرْ اللَّهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمْ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ
Jika seseorang menyebut nama Allah dikala hendak masuk rumahnya dan dikala hendak makan, maka setan berkata kepada kaumnya;
‘Kalian tidak dapat menginap dan tidak dapat makan! ‘Jika seseorang tidak menyebut nama Allah dikala hendak masuk rumahnya, maka setan berkata; ‘Kalian dapat masuk dan dapat menginap.’
Jika seseorang tidak menyebut nama Allah sewaktu hendak makan, maka setan berkata; ‘Kalian dapat menginap dan makan malam.‘ (H.R. Muslim No. 3762, Abu Daud No. 3263)
Imam Asy Syaukani Rahimahullah menjelaskan:
وَاَلَّذِي عَلَيْهِ الْجُمْهُورُ مِنْ السَّلَفِ وَالْخَلَفِ مِنْ الْمُحَدِّثِينَ وَغَيْرِهِمْ أَنَّ أَكْلَ الشَّيْطَانِ مَحْمُولٌ عَلَى ظَاهِرِهِ وَأَنَّ لِلشَّيْطَانِ يَدَيْنِ وَرِجْلَيْنِ وَفِيهِمْ ذَكَرٌ وَأُنْثَى وَأَنَّهُ يَأْكُلُ حَقِيقَةً بِيَدِهِ إذَا لَمْ يُدْفَعْ. وَقِيلَ إنَّ أَكْلَهُمْ عَلَى الْمَجَازِ وَالِاسْتِعَارَةِ. وَقِيلَ إنَّ أَكْلَهُمْ شَمٌّ وَاسْتِرْوَاحٌ، وَلَا مَلْجَأَ إلَى شَيْءٍ مِنْ ذَلِكَ. وَقَدْ ثَبَتَ فِي الصَّحِيحِ كَمَا سَيَأْتِي «إنَّالشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ» وَرُوِيَ عَنْ وَهْبِ بْنِ مُنَبِّهٍ أَنَّهُ قَالَ: الشَّيَاطِينُ أَجْنَاسٌ، فَخَالِصُ الْجِنِّ لَا يَأْكُلُونَ وَلَا يَشْرَبُونَ وَلَا يَتَنَاكَحُونَ وَهُمْ رِيحٌ، وَمِنْهُمْ جِنْسٌ يَفْعَلُونَ ذَلِكَ كُلَّهُ وَيَتَوَالَدُونَ وَهُمْ السَّعَالِي وَالْغِيلَانُ وَنَحْوُهُمْ
Mayoritas ulama baik kalangan salaf/terdahulu dan khalaf/belakangan, baik andal hadits dan lainnya, mereka memaknai makannya syetan secara zhahirnya (tekstual).
Sesungguhnya syetan mempunyai dua tangan, dua kaki, ada laki-laki, dan ada perempuan, mereka makan secara hakiki (sungguhan) dengan tangannya bila tidak ada yang mencegahnya.
Ada juga yang menyampaikan bahwa makannya syetan bermakna kiasan dan metafora saja (bukan sungguhan).
Ada juga yang menyampaikan makannya mereka yaitu mencium dan mengendus saja, tidak ada suatu pun yang terlindung dari hal itu.
Telah shahih dalam kitab Ash Shahih, sebagaimana nanti akan kami sampaikan, hadits: “Sesungguhnya syetan makan dengan tangan kiri dan minum dengan tangan kiri.”
Diriwayatkan dari Wahb bin Munabbih, kata beliau:
“Syetan itu bermacam-macam, ada yang jin sangat halus, tidak makan, tidak minum, dan tidak nikah, mereka angin saja. Jenis lainnya ada yang melaksanakan itu semua dan mereka melahirkan anak, dapat batuk, jadi hantu kemudian menghilang, dan semisalnya.” (Imam Asy Syaukani, Nailul Authar, 8/172)
Sumber: alfahmu.id

Share This Post

Get Updates

Subscribe to our Mailing List. We'll never share your Email address.

0 comments:

Recent Articles

Blogroll

Recent News

© 2014 Cahaya Inspirasi.
Powered by Themes24x7 .
back to top